KOTA MALANG

Malang (Jawa: Malang; Osob Kiwalan: Ngalam) adalah sebuah kota yang terletak di provinsi Jawa Timur, Indonesia,[5] Kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya, dan kota terbesar ke-12 di Indonesia.[6] Kota ini didirikan pada masa Pemerintahan Belanda pada tanggal 1 April 1914 dengan E.K Broeveldt sebagai wali kota pertama. Kota ini terletak di dataran tinggi seluas 145,28 km²[7] yang merupakan enklave Kabupaten Malang.[8] Bersama dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang, Kota Malang merupakan bagian dari kesatuan wilayah yang dikenal dengan Malang Raya.

Sejarah

...

Kota Malang seperti kota-kota lain di Indonesia pada umumnya baru tumbuh dan berkembang setelah hadirnya pemerintah kolonial Belanda. Pada masa itu tata ruang kota dirancang sedemikian rupa oleh pemerintahan kolonial dengan tujuan utama memenuhi kebutuhan keluarga-keluarga Belanda dan bangsa Eropa lainnya. Sementara penduduk pribumi harus puas bertempat tinggal di pinggiran kota dengan fasilitas yang kurang memadai

Pada Tahun 1879, di Kota Malang mulai beroperasi kereta api dan sejak itu Kota Malang berkembang dengan pesatnya. Berbagai kebutuhan masyarakat semakin meningkat terutama akan ruang gerak melakukan berbagai kegiatan. Akibatnya terjadilah perubahan tata guna tanah, daerah yang terbangun bermunculan tanpa terkendali. Perubahan fungsi lahan mengalami perubahan sangat pesat, seperti dari fungsi pertanian menjadi perumahan dan industri.

Penataan ruang Kota Malang pada masa itu tidak lepas dari karya Herman Thomas Karsten. Arsitek kelahiran Amsterdam tahun 1884 ini diangkat menjadi penasihat perencanaan Kota Malang pada 1929. Karsten terlibat aktif dalam rencana pengembangan kota yang disebut Bouwplan I-VIII yang di dalamnya menyiapkan antisipasi perkembangan hingga 25 tahun ke depan. Salah satu karyanya adalah Ijen Boulevard yang hingga kini menjadi salah satu landmark heritage Kota Malang.

Geografi

...

Kota Malang terletak di 7,06°—8,02° LS dan 112,06°—112,07° BT. Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 66 Tahun 2011, Kota Malang memiliki luas sebesar 145,28 km².

Kota Malang terletak di tengah-tengah Kabupaten Malang[2] dan dikelilingi olehnya. Menurut Permendagri No. 17 Tahun 2012, Kota Malang dengan Kabupaten Malang dibatasi oleh Kali Sesudut, Kali Lintah, dan Kali Metro di sisi barat; Sungai Brantas, Kali Amprong, Kali Sari, saluran irigasi sekunder dan tersier, dan kali tadah hujan di sisi timur; Kali Sari di sisi selatan

Wisata

Liburan ke daerah Jawa Timur akan terasa kurang jika tak mampir ke wilayah Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Wilayah ini dikenal sebagai kawasan yang memiliki banyak tempat wisata, mulai dari wisata alam, wisata buatan, spot selfie, hingga wahana bermain. Wisatawan yang ingin menghabiskan waktu libur panjangnya di Malang Raya, bisa mencoba mampir ke sejumlah tempat wisata berikut.

...
Card title

Some quick example text to build on the card title and make up the bulk of the card's content.

...
Florawisata San Terra de Lafonte

Tempat wisata ini ada Jalan Raya Madya, Jurangrejo, Pandesari, Pujon, Kabupaten Malang.

...
Kampung Jodipan

Jika ingin datang ke tempat ini, lokasinya ada di Jalan Ir. H. Juanda 6, Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

...
Museum Angkut

Lokasi Museum Angkut berada di lereng Gunung Panderman, Jalan Terusan Sultan Agung Nomor 2, Ngaglik, Batu, Kota Batu.

...
Pantai Parang Dowo

pantai Parang Dowo berlokasi di kawasan Gajahrejo, Gedangan, Kabupaten Malang.

...
Taman Kunang Kunang

merupakan tempat yang bagus bila dikunjungi pada malam hari.

KOTA MALANG

lambang